SEMINAR PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Mandalahuripnews (06/12/2018). Dalam rangka menanggulangi Stunting dan anemia di Tanah Indonesia khususnya di Tasikmalaya BP2DK ( Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan ) bekerjasama dengan KEMENKES RI ( Kementrian Kesehatan Republik Indonesia ). Melaksanakan pelatihan kembali yang dilaksanakan  Pada hari kamis dan jumat di Desa Mandalamekar. Pada kegiatan kali ini diantaranya berisi materi  seminar tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dihadiri oleh Dr.Ilsa Nelwan mpH dan Noer Fauzy Rachma,ph.D sebagai narasumber.

Foto bersama dengan narasumber Dr.ilsa Nelwan mpH dan Noer Fauzy Rachman,ph.D

Beliau memaparkan keadaan di Indonesia khususnya di Tasikmalaya yang dihadapkan pada beban gizi buruk atau kekurangan gizi seperti stunting dan anemia. Gizi buruk merupakan salah satu hal yang menjadi masalah di kabupaten tasikmalaya. Pemenuhan gizi yang belum tercukupi baik sejak dalam kandungan hingga bayi lahir dapat menyebabkn terjadinya berbagai masalah kesehatan baik pada ibu maupun bayi. Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada saat 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Dan salah satu cara mencegah stunting adalah pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil.

Terlihat semangat dan antusias dari peserta yang mengikuti kegiatan kali ini, meskipun peserta yang hadir terdiri dari pandu perempuan se-Kabupaten Tasikmalaya total ada 351 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan tersebut angka stunting dan anemia khususnya di Kabupaten Tasikmalaya mengalami penurunan.

Antusiasme peserta dalam kegiatan seminar tentang penanggulangan stunting dan anemia

Facebook Comments
Posted in Suara Warga.